MELATI MEMBAWA PERGI

Karangan Deskripsi

Sambil melihat langit-langit sore itu aku pun tersadar bahwa sekarang telah menunjukan pukul 17.00 petang, hmmm tidak terasa aku Anita pun harus mengantarkan bunga dengan tidak sengaja aku lupa memetik bunga melati yang sengaja ku tanamkan 3 (tiga) tahun yang lalu , kembali ku teringat tentang sang puitis roman yang selalu menyatakan :

bahwa keindahan kematian

adalah sebuah anugerah yang sejati

di dalam tiang keabadian itu tersimpan Tanya dengan puisi atau melati kah harus dia renungi kesunyian ini..

hmm rasa takut akan dirinya pun timbul dengan wajah lugu aku menatap kembali alang-alang rumput itu sambil memetik daun-daun yang sukar untuk ku petik .

Kejadian 3 (tiga) tahun yang lalu ini mengingatkan ku dengan dia sebut saja Janiz dia sahabat ku dari kecil , kami sangat dekat dan saling mengerti satu sama lain ,tetapi kedua orang tua janiz pindah sejak dia berumur 12 tahun, mungkin didalam hidup ini hanya janiz yang mengerti kondisi keluarga kami yang berkecukupan , tidak terasa hari-hari pun berlalu dengan cepat , ntah apa yang ada di pikiran janiz waktu itu dia sangat berbeda dari biasa nya , dia mengajakku nonton di bioskop bersama dengan teman-teman sekelas kami pun pergi dengan canda tawa yang tidak biasa nya janiz pun ikut tertawa bersama kami , berapa hari ini aku mimpi bertemu seorang kakek di sebuah taman luas di jalan yang sangat rimbun dengan daun-daun yang layu , ku hampiri kakek itu tapi dia hanya menunduk takut dan tidak berdaya , mimpi kedua ku dengan rasa takut ku buka jendela sebelah rumah ku lihat taman melati yang sangat indah dengan nyanyian sunyi ku pun ikut melihat daun-daun berlomba-lomba turun dari batang persingahannya , hmmm terasa begitu aneh .. ingin sekali aku memelihara mimpi indah itu bersama melati-melati putih  , Janiz .. ini sahabat baik yang tidak pernah lupa akan kesusahan ku .. dia juga selalu mendukung prestasi ku di sekolah , janiz senang sekali menulis puisi dan kami sering berlomba-lomba , selang waktu kami berpisah semenjak kelulusan sma , hampir 4 bulan terakhir ini janiz tidak pernah menghubungiku , apa yang sebenarnya terjadi , yang aku tahu janiz meminta izin untuk pergi menyusul kedua orang tua nya , tapi yang aku dengar kedua orang tua janiz telah lama meninggal dunia  , yaah mungkin sebagai anak kost janiz harus pergi dan pulang dengan menggunakan sepeda motor yang sangat keren itu , hehehe dan aku senang kalau dia datang menjemput ku dengan sepeda motor yang berwarna hijau itu.

Waktu kelulusan sekolah yang kami tunggu-tunggu telah tiba , tidak ada satu pun yang tidak datang di hari yang mendebarkan ini .. seperti biasa aku selalu menunggu janiz di gerbang sekolah , pukul hampir menunjukan pukul 09.00 kenapa janiz belum juga datang , aku pun bingung harus mencarinya dimana , yaaah dengan handphone butut ini lah aku mencoba menghubungi janiz, tiba-tiba sms masuk ternyata pesan dari janiz , nit bentar lagi aku sampai , tunggu ya nit , dengan hati sabar aku menunggu janiz anak-anak di sekolah pun semakin sepi , hmmmm tiba-tiba ku lihat dari kejauhan motor hijau daun itu pun datang , tanpa melihat lagi mobil bis yang biasanya untuk menjemput siswa sma 8 ini melintas di hadapanku dengan rasa sunyi telinga ini memandang kearah depan , kaki ku bergetar bagaikan terserang ombak laut , bibir ini terasa pucat pasih , aku tidak mau ini terjadi , ku lihat janiz terbujur kaku tidak berdaya , motor yang dia banggakan telah membawanya ke dalam liang kematian , dengan berlumuran darah di pangkuan ku janiz hanya menitipkan secarik kertas , dan pesannya , setelah kejadian dan kepergian janiz baru aku menyadari bahwa 4 (empat) bulan setelah kelulusan dia telah pergi dari dunia fana ini . Semoga janiz tenang di dunia yang baru ini dan aku juga tidak akan pernah lupa dengan kesenangan dia terhadap puisi dan melati putih , selamat jalan sahabat baikku .

Rutinitas ku mengantarkan melati dan secarik puisi di atas nisan janiz masih tetap aku lakukan , untuk mengenang janiz. Janiz yng sangat menyukai berbagai macam puisi dan aku selalu menemani setiap malam tiba bersama puisi-puisi terindah kami , di selang waktu yang bersama kami selalu memetik melati ketika sore tiba , kini segalanya telah pergi meninggalkan aku dan janiz disini , mungkin yang terindah adalah saat aku bersamanya berdua menghabiskan waktu yang sangat pendek ini , semoga nanti aku dan dia mendapatkan tempat yang layak umtuk meneruskan perjuangan dan janji kami meskipun dalam dunia yang berbeda ini .

Selamat tinggal Janiz semoga kau kan tetap jadi yang terbaik di alam yang berbeda . Setelah malam itu tiba aku pun kembali tidur setelah mengingatkan kembali masa-masa bersamanya , kenangan adalah sebuah kenangan ia bagaikan air yang tidak bisa kita tahan derasnya arus begitu juga cerita ini , alam ini hanya lah sebagai tempat singgahan saja , tidak lupa sebelum tidur aku selalu menyimpan sepotong kertas yang berisi sedikit puisi yang ada untuk janiz dan melati di sudut kamarku.

Saat ini la yang aku sebut Melati Membawa Pergi ….

 

By Created

Tassa Folanda II C

Keseharianku

Karangan Narasi

Dengan mata yang masih sedikit mengantuk, aku terbangun dari tidurku karna jam wakerku berbunyi dan menunjukan bahwa sekarang sudah pukul 06.00 wib. Aku berjalan menuju kekamar mandi sambil berjalan sedikit sempoyongan karna masih sangat mengantuk.

Ketika akan mengambil handuk, tiba-tiba saja ada seseorang yang langsung masuk kekamar mandi sambil menutup pintu dengan sangat keras, jgeeeerrrrrrrrrrrrrr !!! aku pun terkejut dan langsung menuju kekamar mandi karna suara itu berasal dari kamar mandi, aku pun mengetuk pintu kamar mandi sambil berkata “ siapa di dalam?”.  dia pun menjawab “ini aku dian”. Ternyata dia adalah dian adik keduaku.” Cepet yan, ayuk nak kuliah gek telat” sambil berkata kepadanya. “ iyo yuk, kagek…! Aku jugo harus datang pagi-pagi soalnyo aku upacara hari ini” dia pun menjawab. “ yo sudah, cepet mandinyo” kata ku.

Sambil menunggu adikku selesai mandi, aku membereskan tempat tidur karna sangat berantakan sekali. Setelah semua nya beres aku langsung menuju kekamar mandi lagi, dan ternyata adikku sudah lama selesai mandi. Aku pun langsung cepat-cepat mandi karna waktu sudah menunjukkan pukul 06.15 wib. Sekitar pukul 06.25 aku selesai mandi dan langsung kekamar  untuk berpakaian dan bersiap-siap kekampus.

Dikamar aku binggung untuk memilih pakaian apa yang akan aku pakai kekampus nanti. Tidak lama kemudian, aku pun menemukan pakaian yang pas untuk aku pakai hari ini dengan corak pakaian yang agak sedikit gelap. Setelah semuanya terpakai ditubuhku, aku pun berdiri didepan kaca untuk makai make-up . Akhirnya, semuanya selesai dan aku bergegas untuk berangkat kekampus tapi sebelum kekampus aku menyempatkan diri untuk sarapan.

Aku pergi kekampus dengan menggunakan bis kota, karna rumahku lumayan jauh dari kampus. Naik bis kota nyaman tapi kalau penumpangnya terlalu banyak, bahaya karna sering terjadi kecopetan. Ongkos bis kota juga murah hanya dua ribu saja setiap mahasiswa/mahasiswi. Akhirnya, aku sampai juga kekampus.

Aku berjalan menuju kelas yang akan aku masuki, tapi diperjalanan aku mendengarkan kalau ada seseorang yang memanggilku, aku lihat kebelakang ternyata benar dugaanku, dia adalah melda teman sekelasku. Kami pun cepat-cepat berjalan menuju kelas karna takut terlambat sebab dosennya tidak suka melihat mahasiswa/mahasiswi yang datang terlambat.

Setelah kami masuk kekelas ternyata dosen tersebut belum datang. Aku lega karna tidak terlambat hari ini. Sembari menunggu dosen kami berempat (aku, melda, suryati dan lusi) bercerita tentang mimpi yang kami alami semalam kecuali aku si. Ada yang bermimpi kalau dia bertemu dengan sang idolanya, dan ada juga yang bermimpi tentang pacarnya, lalu ada juga yang bermimpi tentang pujaan hatinya. Kalau aku semalam tidak mimpi apa-apa sebab terlalu mengantuk dan capek sehingga tidak ingat apa yang aku mimpikan semalam.

Jam kesatu dan kedua pun selesai dengan tak terasa sebab dosennya tidak masuk hari ini. kami mulai belajar saat jam ketiga dan jam kelima dengan mata kuliah berbicara dasar yang dibimbing oleh pak barkudin, aku suka mata kuliah beliau karna cara belajar beliau mudah ditangkap. kami sudah di ajarkan oleh beliau dari semester satu kemarin, ternyata semester dua kami pun bertemu lagi dengan beliau.

Pelajaran pak barkudin pun selesai dengan mata kuliah berbicara dasar, aku pun pulang kerumah bersama teman-teman yang searah dengan rumahku. Kami beramai-ramai duduk di halte untuk menunggu bis jurusan Perumnas. Setelah 15 menit kami menunggu, akhirnya, bis jurusan Perumnas pun tiba. Kami pun beramai-ramai menaiki bis tersebut. Aku pun memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela agar aku bias melihat pemandangan diluar. Bis pun berjalan pelan dan kemudian lama-kelamaan bis melaju dengan sedikit kencang.

Sepanjang perjalanan, angin  bertiup  sepoi-sepoi melewati jendela bis. Aku pun terlena oleh suasana dan pemandangan Kota Palembang yang begitu indah. Pikiran ku pun melambung tinggi merindukan sahabat SMP ku yang telah lama pergi jauh dan tak akan mungkin kembali sebab dunia ku dan dunianya sudah berbeda.

Tiba-tiba  supir bis mengerem mendadak. Aku pun terkejut dan lamunanku pun menjadi buyar. Lalu aku bertanya dengan teman yang ada disebelahku, “ ngapo e?” kataku. Dia pun menjawab “ dak tau aku yak, ado apo ye yak?”. Kami pun berdiri dan melihat ke luar jendela. Ternyata bis mengerem karna ada motor yang menyalip didepan bis yang kami tumpangi. Aku mendengar pak supir marah-marah. Tapi untungnya perjalanan bias dilanjutkan kembali. Tak terasa aku pun sudah hampir sampai. Aku berkata kepada pak supir untuk berhenti dan aku pun turun dari bis itu.

Sesampai dirumah aku langsung kekamar untuk mengganti baju. Dentingan jam dikamarku berbunyi menunjukkan pukul 14.00 siang, aku bersegera menggambil wudhu dengan khusyu’. Terasa sangat segar sekali ketika  air wudhu menyentuh wajahku. Selesai mengambil wudhu aku bergegas untuk sholat zuhur.

Sholat pun telah selasai, aku menuju ke dapur untuk makan siang karna perut ku sudah sangat lapar sekali sebab, istirahat di kampus tadi aku tidak ke kantin. Ibu ku hari ini ternyata memasak makanan kesukaan kami semua yaitu ayam panggang. “Emmmmmmm……enak sekali aroma yang dipanjarkan oleh ayam bakar ini. pasti rasanya juga sangat lezat.” Kata ku dalam hati. Aku pun mengambil nasi serta lauk pauk nya. Ku santap semua makanan yang ada didalam piring ku dan tak menyisakan sedikit pun karna mubazir kalau dibuang.

Akhirnya selesai juga aku makan, aku pun mencuci piring yang kotor. Ternyata banyak sekali piring yang kotor, huft…!!! Padahal aku capek sekali tapi mau tak mau harus dikerjakan, karna aku kasihan melihat ibu ku. Dia juga butuh istirahat dengan kegiatannya  seharian ini.

Setelah semua piring sudah bersih. Aku menyusun nya sesuai dengan tempat yang telah ditata dengan rapi. Waktu pun telah menunjukkan pukul 15.30 wib. Aku mengambil wudhu lagi untuk sholat ashar. Setelah selesai sholat Saatnya aku beristirahat sebentar sambil menonton TV. Tak sadar aku ketiduran didepan TV dan bangun pukul 17.00 wib. Melihat jam sudah pukul 17.00 wib, aku bergegas untuk mandi karna hari sudah sore dan sebentar lagi akan mau magrib. Suara adzan pun terdengar, aku dan keluarga bersiap-siap untuk sholat magrib. Setelah semua nya selaesai, kami bersama-sama untuk makan malam.

Semua nya terasa lengkap jika berada bersama keluarga. Makan malam pun telah selesai, aku bersama adik kedua ku membereskan meja makan dan menyiapkan piring-piring yang kotor untuk dicuci. Setelah semua nya selesai, aku langsung pergi kekamar untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen tadi. Mata ku pun sudah mulai mengantuk, ku tutup buku yang ku baca. Ku baringkan tubuh ku di tempat tidur dan tak lupa pula aku membaca doa agar tuhan melindungi disetiap malamku.

By Gustia Indriani II E

KELUARGAKU

Karangan Eksposisi

Keluargaku terdiri dari Ayah, Ibu, Kakak Perempuan dan Adik Perempuanku. Ayahku bekerja sebagai wiraswasta dan Ibuku seorang Ibu rumah tangga,keluargaku merupakan suatu keluarga yang baik ditempat tinggalku, karena kami bertetangga dengan baik para tetangga dan saling mengghormati dan tenggang rasa.

Kami sekeluarga saling menyayangi karena itulah kami menjujung komunikasi sebagai jembatan kami dalam menyambungkan informasi sesama keluarga,keluargaku juga sangat hangat dan nyaman ketika berada di rumah, kami sebagai anak-anaknya senang ketika berada dirumah karena disuguhi dengan rasa kasih sayang antar anggota keluarga. Keluarga akan menjujung tinggi harkat dan martabat dalam sesama anggota keluarga,maupun antar sesama tetangga.

Ayahku bernama Kailani dan bekerja sebagai wiraswasta yang sehari-hari untuk mencari uang dan  sosok ayahku yang di idamankan dikeluargaku karena ayahku laki-laki sendiri dikeluargaku karena kami perempuan semua,jadi ayahku yang kami teladani dan kami sayangi,karena sosok ayahlah kami bisa dekat ayah kami dalam keluarga.

Ibuku bernama Darwati sosok ibuku dimata keluargaku sangat membanggakan bagi keluargaku Ibuku sebagai Ibu rumah tangga bekerja juga sebagai pedagang sayur di pasar yang hasilnya mencukupi untuk keluargaku, sosok ibuku gigih mencari uang untuk keperluan anak-anaknya dan kebutuhan sehari-hari sebagai anak-anaknya. buku yang kami banggakan dan kami sayangi dan sangat sayang dengan anak-anaknya.

Kakak perempuanku yang bernama Leni Widya ia bekerja ditempat menjahit yang penghasilannya cukup menghasilkan dan dia juga ingin memiliki tempat usaha menjahit sendiri, kakak perempuanku menurut saya ia baik,ceria,semangat dan optimis karena itu aku bangga sama kakak perempuanku,yang kuinginkan dari kakak perempuanku segera mempunyai tempat usaha agar ia menggengembangkan bakatnya menjadi penjahit

Aku bernama Nani umurku sekarang 18 tahun aku anak kedua dari empat saudara perempuanku,aku sekarang kuliah di perguruan tinggi swasta di Palembang  Universitas PGRI Palembang.

Cita-citaku selain ingin menjadi guru aku juga ingin menjadi seorang reporter maka aku mengambil jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ,aku sebagai anak yang kedua tapi kehidupan sekolahku dibangku SMA membuat akupun takut sendiri takut karena aku sering pindah sekolah karena ada beberapa alasan  misalkan saja pelajaran yang sulit hingga dimusuhi teman-temanku sewaktu aku di SD.

Kehidupanku kurasakan sangat sulit teman-teman saya yang watu kecil dulu bermain-main tapi ini saya ikut ibu berdagang, kini masa SD,SMP,SMA sudah kulewati sekarang di perguruan tinggi ini aku ingin membahagiakan dan membanggakan kedua orang tua,karena mereka sudah banyak menghabiskan uang untuk saya.

Pada tahun 2010 saya pernah bekerja di Jakarta semua keluargaku memberikan saya dukungan karena keinginan saya untuk bekerrja di Jakarta, bekerjalah saya di sebuah perusahaan tekstil yang gajinya cukup menghasilkan,tapi disana ada kendalanya karena sering lembur dan pulangnya terlalu malam,itu merupakan pengalaman saya yang tidak terlupakan,dan banyak juga hal yang saya alami ketika bekerja disana dan banyak yang saya pelajari.

Pulang dari Jakarta saya mengambil jurusan Bahasa Indonesia karena saya ingin menjadi seorang reporter kehidupanku kurasakan sangat unik sekali kejadian apapun sudah kurasakan sehingga membuat aku banyak pengalaman.

Pengalaman inilah yang membuatku semakin tahu artinya hidup ,tapi dari semua pengalaman itu membuatku pusing sendiri,aku tidak menyangka jalan yang kupilih sekarang ini lebih berada dibangku kuliah daripada bekerja,tapi dari semua itu harus kusyukuri apa adanya,dan berharap semoga cita-citaku tercapai.AMIIIN

Adikku bernama Amelia Wulandari dan Mutiara Tanti ,adikku yang bernama Amelia Wulandari dipangil Wulan ia sekolah di kelas 3 SD didusun saya ia merupakan anak ketiga dari empat saudara perempuanku , Ia baik,cantik,dan pintar karena ia mendapatka juara 3 di kelasnya dan adikku yang bernama Mutiara Tanti dipanggil Tanti ini masih berumur 4 tahun tapi ia baik , dan sayang dan dekat dengan para sesama anggota keluarga.

Kami juga antar sesama keluarga saling kumpul saat mau makan malam atau setelah sholat Isya karena keluargaku, menjujung tiggi rasa kekeluargaan antar sesama anggota keluarga yang disayanginya.Kami pun sebagai anak-anaknya merasa nyaman dan betah ketika berada di rumah karena rasa kasih sayang dan perhatian yang diberikan antar anggota keluarga dan saling menggigatkan apa yang salah diperbuat.dan aku sayang dengan anggota keluargaku ketika aku berada jauh dari mereka aku berdoa semoga anggota keluargaku sehat dan aman.dan di jauhkan dari apapun.Walaupun kami tidak adanya fasilitas yang memadsai tapi kami meras bangga dan nyaman terhadap usaha yang dilakukan kedua orang tuaku untuk membahagiakan anak-anaknya .

Semoga perjuangan dan pengorbanan Bapak Ibuku akan menghantarkan anak-anaknya kedepan kesuksesan . Aku kadang sedih ketika Bapak Ibuku harus bangun subuh untuk mencari rezeki, tapi aku mau melarangnya bagaimana apa yang bisa aku lakukuan selain sekolah yang tinngi agar membanggakan kedua oaring tuaku .aku juga inggin kuberikan gaji pertamaku nanti kepada oaring tuaku tapi kapankah itu terjadi?Maka dari itu harus menyelesaiakan sekolahku dan bekerja sebagai guru dan bekerja sebagai orang kantoran. Amiin

Sering aku curhat sama kakak perempuanku apa yang kami inginkan agar bias membahagiakan  keluargaku tidak sedih dan merasa hidup berkecukupan,angan-angan yang kami miliki seperti ingin membeli mobil dan punya perusahaan sendiri,agar kedua orang tuaku tidak susah-susah untuk bangun subuh.

Dikala itu juga aku sedih ketika kedua orang tuaku sakait karena lelah seharian beraktivitas,maka kami anak-anaknya akan membantu Ibu menyelesaiakan pekerjaan rumah memasak dan memijiti badan ibiku yang lelah.itu dan bercada agar menjauhkan dri rasa capek seharian beraktivitas.

Ya itulah kehidupan keluargaku  ada duka atau suka kami hadapi dengan senyuman.mungkin inilah yang dapat saya sampaikan kehidupan keluargaku kurasakan cukup nyaman dan tentram karena masih berada diatas koridor bermasyarakat dan tidak menggangu masyarakat lain.

Keluargaku cukup terkenal di lingkugan disekitar tempat tinggal ku karena Bapak Ibuku sangat ramah terhadap masyarakat disekitar  tempat tinggalku. Ini saja yang dapat saya sampaikan tentang keluargaku.

 

SEKIAN TERIMA KASIH

 

By Nani II C

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bangun Tidur. Tidur Lagi !!!

Karangan Narasisem

KRING…! KRING…!

Beker berisik. Mata ku terpejam lagi. Sesaat kemudian “Ia’.. Ia’.., bangun! Kuliah dak ? Lah siang ini”. Oh God, mata ku kali ini benar-benar terbuka, dan ya aku bangun meskipun setengah nyawa ku masih berada di tempat tidur.

Dengan berat hati aku beranjak dari pulau kapuk, dan berharap ini hanya mimpi. Untuk memastikan ku buka jendela. Dan ternyata benar, malam telah berganti pagi.

Ketika hendak melangkah keluar kamar, mata ku tertarik untuk melihat benda kecil yang terdampar di lantai. Aku pun meraihnya, dan seperti biasa update status facebook sebelum mandi.

Tepat pukul 6.30 WIB. “ OEY CEPET DIKIT,,! NAK MANDI PULO AKU NICH “ teriak ku kepada penghuni kamar mandi yang tidak lain adalah adik ku sendiri. “SABAR..! MAKONYO BANGUN TUCH PAGI“ balasnya dari dalam kamar mandi. Setelah sekian lama mengatri, giliran ku pun tiba.

***

Di ruang depan

“ Dak makan dulu Ia’ ?” tanya ibu ku perhatian.

“ Dak ah, lah  siang. Gek telat pulo” jawab ku samabil memakai sepatu.

Setelah itu aku pun bergegas pergi ke kampus. Tapi sebelumnya aku harus melewati proses yang cukup panjang dan melelahkan. Aku harus menunggu bis dahulu untuk sampai tepat waktu di kampus. Pagi ini aku cukup beruntung. Bis yang aku tumpangi tidak seramai hari sebelumnya. Akan tetapi di perjalanan, macet melanda.“ Ai pacak telat aku nich “ kata ku dalam hati. Untuk memastikan, aku mengirim pesan singkat kepada temanku.

Ke:

Simen,..[+6285368827xxx];

Pesan:

Men, lah msk lum.

SMS pun terkirim. Aku menunggu balasan dengan cemas. 5 menit kemudian Hp ku bergetar, 1 pesan masuk.

Dari:

Simen,..[+6285368827xxx];

Pesan:

Udah Ia’, tp lum ad dosen

Lega rasanya hati ku. 20 menit telah berlalu. Aku sampai tujuan dengan selamat. Setelah turun dari bis… Oh tidak. Nampak genangan air di depan lorong yang akan ku lalui. Ternyata hujan semalam masih membekas di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Tak ada jalan lain, terpaksa aku lalui juga jalan itu. Meskipun harus berbecek-becek ria.

Gedung H lantai 4 ruang 3 menjadi tempat tujuan utama ku. Lelahnya kaki ku melangkah menelusuri anak tangga. “ Akhirnya “ gumam ku dengan nafas yang terengah-engah.

Kesal, senang, capek, BT ada semua dalam hati. “ cepet-cepet, becek-becek, eh dosen dak dateng,, mun tau dak kuliah aku “ oceh ku dalam hati. Pukul 12.o0 WIB. Waktu yang dinanti seluruh penghuni ruangan H.4.3 pun tiba. Jam perkuliahan telah berakhir. Waktunya pulang kerumah.

***

Panas, tak ada angin, berdebu, asap kendaraan dimana-mana menjadi ciri khas kota Palembang hari ini. Setelah berlama-lama di dalam bis, akhirnya sampai juga aku di pangkalan ojek. Naik ojek dulu baru bisa sampai kerumah.

“ Assalamu’alaikum “ sapa ku sambil membuka pintu rumah. Tak ada sautan. “Ado wonknyo dak “ kata ku. Oh ternyata, ibu tengah tidur siang di kamarnya. Lelah, letih, lemas, lesu, lunglai dan lapar. 6 L merasuki jiwa dan tubuh ku. Masuk kamar, lalu tidur siang jadwal selanjutnya. Makan siang dulu dech.. laper soalnya ^_^..

Pukul 13.30. Tidur siang. 5 menit baru rasanya aku mememjamkan mata. Tapi di ganggu kehadiran teman yang tak di undang. Sahabat kecilku datang untuk bermain. Ya mau tak mau aku turutin juga kemauannya.

“ Lah sore Ia’,, aku balek ye “ katanya kepada ku.

“ Gek oh,,” gurau ku. Padahal sebenarnya dari tadi aku menunggu kata-kata itu keluar dari bibir merahnya, dengan maksud dan tujuan tertentu pastinya.

“ Dak ah Ia’,, gek keno marah aku “ sambungnya.

“ OK lah.. ati-ati be ye !! “

Waktu mandi sore sudah tiba. Mandi adalah salah satu rutinitas yang wajib dilaksanakan. Meskipun kadang malas. 30 menit kemudian…

“ Tumben lah mandi “ ejek adik ku.

“ Iyo lah pulo “ balas ku.

***

ALLAHU AKBAR…! ALLAHU AKBAR,…!

Adzan magrib telah berkumandang,, waktunya umat muslim menjalankan kewajibanya sebagai bentuk pertanggung jawaban di akhirat nanti. Lepas sholat magrib, aku masuk kamar untuk melakukan ritual selanjutnya.

Drrrt… drrrt… drrrt…! Drrrt… drrrt… drrrt…!

Telepon genggam ku bergetar. Aku segera mengambil handphone ku yang ada di atas meja kamarku.

Bhebeb  jueleX !!

Yank, lagi ap? Lum mo bo2k kan?

Sent :

Nich mo bo2k yank,. G’ pp y adk bo2k duluan. Capek nich!!:/

Nggak lama kemudian…

Drrrt.. drrrt… drrrt…! Drrrt… drrrt… drrrt…!

Bhebeb juelek !!

Masak sich? Ywdh g’ pp. Met bo2k my sunshine. Luph u…

Sent :

Tp aws y Smsan sm cew laen. Luph u Too… J

Benar-benar lelah hari ini. Lebih awal dari biasanya aku memutuskan untuk tidur. Tepat pukul 8 malam lewat sedikit aku ke pulau kapuk untuk menemui orang-orang yang ada di kota bunga tidur. Sebelumnya aku menutup jendela. Ku pandang langit, penuh bintang bertaburan. Dewi malam telah menampakkan cahayanya. “ Met bobok all “…J

 

By Ria Kurnia Ningsih II C

 

CINTA DI DUNIA SMS

Pada malam minggu, HP citra berdering menunjukkan adanya sms masuk. Disaat itu pula sms itu, nomor baru yang mengirimkan kata-kata mutiara. Citra pun menjadi penasaran akan nomor itu. Citra membalas sms itu dan bertanya ini siapa? Tidak lama dari ituCitra mendapat balasan lagi. Ternyata seorang cowok yang bernama Deru. Deru mendapatkan nomor Citra dari Pasya kawan waktu obdik dulu.

Saat sms, Citra dan Deru saling berkenalan dan mereka saling tau walau hanya lewat sms saja. Deru anak dari daerah Lahat dan Kuliah di Universitas Muhammadiyah Palembang, Deru juga kawan dekat Pasya waktu SMA dulu. Deru tinggal di Palembang ngekos karena dia tidak ada saudara dan kosannya terletak di Masa Jaya.

Sedangkan Citra anak dari Maura Padang dan kuliah di Universitas PGRI Palembang. Citra  juga kawan Pasya, mereka ketemu waktu obdik dulu. Citra dan Pasya tidak pernah akrab. Mereka selalu bertengkar. Ada-ada saja hal yang sepele yang membuat mereka jadi ribut. Citra dan Pasya memang seperti langit dan bumi. Citra tinggal di Palembang bersama saudaranya.  Tempat tinggal citra di bukit.

Citra dan Deru sangatlah akrab mereka saling curhat dan bertukar pengalaman. Setiap hari mereka selalu memberikan kabar dan saling perhatian. Disuatu saat Deru curhat dan minta pendapat, walau citra memberi solusi tidak masuk akal dan terlalu sadis kata – katanya. Inilah kata – kata yang dibicarakan Deru dari awal sampai akhir.

“Citra lagi ngapo ne.” kata Deru

” Lagi nyantai aja ne. kata Citra

“Aku sekarang minta pendapatmu, bagaimana kamu menggapai ceritaku ini.” kata Deru

“ya gimana aku mau berpendapat, kamu aja belum cerita.” kata Citra.

“Hehehe (sambil ketawa), aku mempunyai seorang cewek tapi cewek itu selingkuh, aku minta putus sama dia soalnya aku benci perselingkuhan disaat aku ngajak berteman dia marah – marah sama aku padahal diakan yang jelas – jelas salah tu.” kata Deru.

” Itu ma…bukan salah kamu, ya udah tinggalin aja cewek itu buat apa kamu mau dekati dia, seharusnya dia yang minta maaf bukannya kamu.” kata Citra.

” Benar juga kata kamu ya Citra, makasih ya atas sarannya dan solusinya.” kata Deru.

Tapi sms terakhir itu tidak dibalasnya oleh Citra, saldo pulsa dalam kartu tersebut tidak mencukup karena hari sudah malam citra pun tertidur.

Setelah kejadian itu Citra dan Deru tidak sms lagi. Citra menunggu sms darinya, mereka saling menunggu sms sampai tidak terasa waktu satu bulan mereka tidak berhubungan lagi. Rasa penantian sms pun menjadikan rasa rindu di hati Citra. Citra kangen akan perhatian dan cerita yang disampaikan Deru lewat sms.

Saat itu Citra lagi sibuk – sibuknya mengurus perkuliahannya sampai benar – benar lupa akan kehidupan Deru lewat sms, saat itu pula Deru sms Citra. Dengan hati sangat senang dan penasaran Citra membuka sms dari Deru.

” hay,,,,,,,apa kabar, sepi amat ya……sudah tidak pernah beri kabar lagi.” kata Deru.

Dengan hati senang Citra membalas sms dari Deru.

“Baik –baik aja ne.kamu apa kabar ne.”kata Citra.

“Alhamdulillah baik, kamu kapan mudik ne, kan mau lebaran haji tidak kangen sama orang tua di rumah.”kata Deru

” Mungkin aku tidak mudik Der, soalnya cuma libur satu hari tempat aku.” kata Citra

” Duh kasihan ya, malam takbiran tidak bisa bersama keluarga.” kata Deru.

” Ya sich….padahal pengen pulang tapi gimana lagi, salam ya..buat calon mertua” kata Citra

Walau kata – kata itu hanya sekedar lelucon buat Citra tapi bia membuat Deru tertawa.

” Hehe tenang aja pasti aku sampaikan kepada ortuku.” kata Deru.

Mereka sms dari siang sampai malam, walau balasannya agak telat, hari ini jga Deru mudik. Setelah sampai rumah Deru sms Citra sekitar jam 21.30 WIB.

“Cit, salammu sudah aku sampaikan ke Ibu, kata ibu kamu suruh main ke rumah.” kata Deru.

Sms itu membuat Citra jadi malu dan tidak menyangka bakal disampaikan beneran oleh Deru, Citra pun membalas sms Deru tadi.

“Hehe, makasih sudah menyampaikannya. Wah .. aku jadi malu ne… padahal tadi kan cuma bercanda Der. ” kata Citra.

“Biasa aja lagi … oh ya entar minta bawakan oleh-oleh apa ne.. kan kasihan kamu tidak bisa mudik.” kata Deru.

“Apa aja dech yang penting kamu ikhlas aja. Kalau aku yang minta entar tidak bisa bawakanya”. Kata Citra

“Pasti aku usahkan kalau kamu yang mita, kalau tidak ada yang lain aja.” Kata Deru.

” Ya udah apa saja yang penting kamu ikhlas aja.” kata citra.

“Oke dech kalau itu mau kamu.. ya udah tidurlah udah malam besok kamu kan kuliah.” Kata Deru.

“Aku lah ngantuk dari tadi ne”. kata Citra.

Mereka merasa lelah, Citra pun tertidur pulas dan Deru pun sudah mulai mengantuk. Ia merasa kecapean karena perjalannya tadi.

Setelah kejadian itu Citra dan Deru sering sms dan kadang berhubungan lewat facebook. Jadi Citra tau Heru lewat facebook. Mengenal wajahnya dalam foto-foto di facebook itu. Dan begitu sebaliknya….

Malam takbiran Idul Adha, Citra dalam kamar, karena Citra tidak dapat pulang. Keesokan pagi dengan mengandak Citra mitna izin kepada saudaranya kalau dia akan pulang. Saudara Citra menjadi terkejut. Dia bilang mana ada kendaraan pas lebaran haji seperti ini. Tapi hati kecil Citra sudah tidak bisa dicegah lagi. Saudaranya pun mengantar Citra sampai Benteng. Ternyata pada saat itu pula banyak orang yang mau mudik, Citra pun menjadi tenang. Sesampai di rumah Citra sangatlah gembira dan senang. Citra tidak bilang Deru kalau dirinya pulang kampung.

Mulai saat itu pula Deru dan Citra tidak berhubungan lagi. Hubungan mereka di SMS putus nyambung. Tapi mereka masih mempunyai hubungan yang baik sebagai teman.

Pada tanggal 1 Januari 2011, Citra sms Deru mengucapkan selamat tahun baru. Sms itupun di balasnya, ternyata Deru pulang kampung dia libur satu minggu. Deru berkumpul dengan keluarganya sedangkan Citra masih di Palembang malam tahun baru Citra bersama kakaknya jalan keliling Palembang.

Anehnya, Citra merasa nyaman kalau cerita pengalamannya kepada Deru, padahan Citra tidak mengenal Deru secara pribadi. Begitu juga dengan Deru, dia sering cerita kepada citra, orang yang tidak di kenalnya., saat Citra ganti nomor HP. Deru pun diberi tau nomor itu.

 

Pada tanggal 11 Februari 2011, Citra sms Deru menanyakan kabar.

“Hay apa kabar ne?” kata Citra

“Alhamdulillah agak pusing ne, Kamu apa kabar Cit?”

Kata Deru.

” Baik juga, kenapa kok pusing keadaanya.” kata Citra.

” Ya ne, nyari cewek tidak dapet-dapet.” Kata Deru.

“Cewek kok di cari di depan kamu itu banyak, kamu aja tidak menyadarinya.” kata Citra.

“Sapa tu.” Kata Deru

” Ya gak tau lah, kan kamu yang ngerasain.” kata Citra.

“Citra.” kata Deru

“Ngapa Citra”. Yang kamu tulis itu.” Kata Citra

“Tidak tau ngapa bisa nulis begitu.” Kata Deru.

“Hehehe …. Ngigo kamu ne.” kata Citra.

Di sms itulah Citra dan Deru mulai berdebat dan sambil bercanda, sampai tidak disangka Deru nulis sms yang sangat membuat Citra tidak percaya.

“Kamu mau tidak jadi pacarku, aku tuh sebenarnya sayang sama kamu.” Kata Deru.

Citra pun tidak percaya dengan isi sms itu, walaupun Citra bertanya sampai menyakinkan Deru, tapi tetap saja Deru mau jadi pacar Citra. Citra pun membalas SMS itu.

“Jalani apa adanya dulu ya.” Kata Citra

“Apa maksud kata – kata itu, dari pada entar Deru salah arti.” kata Deru

“Aku mau menjadi pacarmu Der, aku juga sayang sama kamu der.” kata Citra

Mulai hari itu Citra dan Deru berpacaran walau lewah hp. Citra dapat melihat wajah Deru lewat Facebook itulah, begitu juga dengan Deru. Mulai dari itu juga Citra dan Deru mulai timbul rasa sayang.

Di siang hari Citra membuka facebook. Citra pun membuka status Deru. Citra pun kecewa dan sedih, Citra merasa tertipu dengan semua ini. Ternyata di facebook Deru berpacaran dengan Ariana. Hati Citra sangat sedih dan kecewa. Citra pun menutup facebook dan pulang ke rumah. Komentar dan nasehat dari teman–teman masih berliang–liang dibenak Citra. Sesampai di rumah Citra jadi pendiam dan murung dalam kamar. Citra tidak menyangka kalau Deru, setega itu.

Malam hari Deru, sms Citra lagi. Citra pun terasa malas untuk membacanya. Dikesempatan ini Citra bertanya pada Deru, apa maksud Deru membohongi dirinya.

“Hay sayangku lagi apa ne?”Kata Deru

” Lagi suntuk be, yank juga lagi apa ne.” kata Citra

” Baru sampai Palembang ne yank” kata Deru

“Ngapo ke palembang sekarang, bukannya tanggal 21 kamu mau ke palembang tu.” kata Citra

” Soalnya entar malam minggu, jadi mau ngapel ne.” kata Deru

“Hehehe, yank, aku nanya sama sayang ne.” kata Citra

“Emang mau nanya apa? ” Kata Deru

” Siapa sebenarnya cewek kamu ne. dan siapa cewek yang ada di facebook tu.” kata Citra.

” Loh – loh, sapa yank!” kata Deru

“Sudahlah tidak usah bohong.” Kata Citra

” Lho, kok begitu si yank, ya udah cewek yang mana.” kata Deru

” Aku tidak tahu, dia cewek asli mana. Tapi dia kuliah di unsri Indralaya.” Kata Citra.

“owh, dia tu teman akrab di SMA kemarin, dia ada cowok tapi cowoknya selingkuh,  dia sakit hati, ya udah dia minta tolong statusnya di buat begitu. Mau balas dendam katanya. Tapi sekarang statusnya sudah di hapus yank.” Kata Deru

“Benaran begitu yank.” Kata Citra

“Ya iyalah yank, ngapain juga bohong sudah sholat apa belum yank.” kata Deru.

“Sudah, maafkan aku ya yank, sudah buruk sangka pada saying.” Kata Citra

“Ya udah tidak apa – apa, yank mau ngapel ne.” kata Deru.

Citra pun tidak mau kalau Deru ke rumah, karena tidak enak sama saudaranya. Citra pun mencari alasan supaya Deru tidak kerumahnya.

“Nah yank, sekarang aku ada di musi dua, menginap tempat kakakku, lain kali aja ya kalau mau main kerumah.” kata Citra

Sms terakhir dari Citra tidak dibalasnya. Deru pun tidak mempermasalahkan, saldo dalam  Hp Deru tidak mencukupi. Citra pun menunggu balasan tersebut. Sampai Citra tertidur smsnya tidak dibalasnya.

Selama tiga hari hubungan mereka baik – baik saja. Tidak ada masalah diantara mereka. Keesokan harinya citra membuka facebook, Citra pun membuka Profil Deru. Kini dia kecewa yang kedua kalinya, soalnya dalam status tersebut Deru bertunangan dengan Ariana. Terasa mau nangis dalam warnet tapi rasa itu dia tahan . sahabat Citra pun tidak berhenti nasehati Citra supaya tidak terlalu percaya dengan Deru.

Sesampai dirumah, Citra pun langsung menelfon Deru apa maksudnya dia berbuat begitu. Dengan santainya Deru menjawab kalau dia tidak ada hubungan apa – apa sama Ariana. Dia hanya menolong Ariana. Disaat Deru menolong Ariana, hati Citra sangat kecewa dan tidak percaya lagi dengan Deru. Deru pun berusaha membuat Citra percaya akan ucapannya. Deru pun berusaha membuat Citra percaya akan ucapannya. Deru pun langsung menyambungkan saluran, menelfon Ariana. Disaat itu Ariana menjelaskan kalau dia tidak ada hubungan apa – apa sama Deru. Mulai dari itu Citra percaya lagi dengan Deru.

Citra pun mengobrol lama dengan Deru. Saat itu pula Ariana mematikan salurannya. Terasa santai Citra ngobrol sama Deru. Deru orang yang asik diajak bicara. Citra pun banyak diamnya. Setelah kejadian itu, Citra dan Deru saling percaya dan semakin sayang. Citra menjadi periang kembali karena waktu sempat menjadi pemurung.

Disaat pulang kuliah, Citra pulang dulu dari kawan – kawannya seperti biasa Citra berhenti dulu ke warnet. Setelah puas Citra baru pulang, Citra pulang dulu, soalnya sahabatnya masih dirumah teman. Dengan cepat – cepat Citra menyebrang jalan di saat itu pula Deru melihat Citra. Saat Deru mendekati Citra, Citra pun sudah naik mobil dan meninggalkan Deru. Sesampai dirumah Deru sms menceritakan apa yang dilihatnya tadi.

Sampai saat ini Citra dan Deru tidak pernah ketemu. Mereka berpacaran lewat sms dan bila rindu yang amat sangat barulah mereka bertelefonan. Yang dibutuhkan mereka berdua adalah sebuah kejujuran karena kejujuran itulah mereka dapat saling percaya.

 

By Siti Lestari II C

 

 

BANGUN PAGI

Selama aku kuliah , aku selalu bangun pagi. Karena kuliah aku masuknya pagi, pukul 07:30. Banyak  sesuatu kegiatan yang dapat aku lakukan di  pagi hari. seperti : aku bisa beribada solat subu serta bisa berolaraga . Selain itu, aku bisa mengerjakan banyak aktivitas  kalau bangun nya pagi. Misal : aku membaca, Koran, Kalau aku pergi ke kampus  bisa bikin aku gak telat.

jaml 06:30, aku mandi. Menyiapkan diri untuk berangkat ke kampus. Ku awali dengan membaca bassmallah ketika ku keluar rumah dan semangat yang optimis  Setelah selesai, aku pun pergi ke kampus. Sebelum pergi, tak lupa aku berpamitan  kepada nenek dan kakek ku,mencium tangan mereka .

Aku ke kampus dengan mengendarai sepeda motor ,aku pulang pergi  dari simpang kayuangung sampai ke jalan gotong royong. Karena rumah ku di dekat pasar palaju,simpang kayuangung, ku di atas motor hayala berpikir supaya aku bisa selamat sampai ketujuan,aku melihat  banyak gedung-gedung pertokoan yang tinggi- tinggi dan banyak asap dari mobil maupun motor yang menyebabkan polusi udara .

Sesampai aku di kampus, aku pun bergegas untuk masuk ke dalam kelas . Memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan. Ada banyak aktivitas yang terjadi di ruangan kelas , ada teman ku yang sebagian ngobrol, dan ada juga yang sms.an,dan ada juga yang lagi berkaca supaya keliatan cantik.Aku mulai merasakan  kejenuhan ketika  dosen tersebut  menjelaskan gak ada pariasi mengajarnya(terlalu tegang), gak diselingi dengan bercanda tawa dan rasanya ingin cepat-cepat pulang ke ruma.

Setelah jam kuliah selesai. Aku dan teman saya langsung pulang ke rumah karna aku capek kulia sampainya di ruma aku pun makan siang sama keluarga besar, dan sesuda makan aku pun solat dzuhur  dulu sebelu tidur siang,ketika aku bangun jam  4 sore suda ada sms dari teman mau ngajak jalan-jalan walaupun aku malas tapi aku masi datang, ketika aku jalan-jalan sama temen saya ketemu  sama cewek yang waaaaw seksi terus teman saya mengodainya dengan siulan (suit-suit),sesuda pulang dari jalan-jalan, hari pun suda mulai gelap aku pun pulang ke kosa’an teman dulu sesampainya di kosan’an sekitar jam 5:30 aku pulang ke rumah.

Malamnya, aku pun gak lupa untuk mengulangi pelajaran yang telah di ajarkan i di kampus, mencatat kembali catatan yang belum rapi dan juga  nonton TV,kalau ada acara sepak bola maka nonton bola dulu,ya kalau gak ada nonton overa van java.seruuuu ouy ad sulekkkk..

Jika mata ku serasa sudah berat ingin tidur. Aku langsung tidur, gak lupa sebelum tidur terlebih dahulu membaca doa  ( didalam hati, ya Allah, aku mau tidur jangan diganggu dari hal-hal yang bisa menganggu aku waktu tidur, berikan aku kesempatan lagi untuk menghirup udara di esok hari dan semoga besok menjadi hari yang lebih baik lagi dari hari ini. Amin …ya Allah. )

By Muhamad Alif II C

Cinta Pertamaku adalah Sahabatku

Karangan Ekposisi

Ini adalah kisah nyata kisah cinta ku bersama kekasih terindah ku, Malam masih menyapa ku dalam lamunan panjang yang tak pernah usai mengingat dan menengenang mu,kini yang ada hanya sebuah khayalan yang tak pernah menjadi nyata, aku menginginkan mu tapi tak mudah bagi ku untuk memilikimu karna hatiku dimiliki dia.

Tak mudah untuk ku menaklukan hati seorang cover boy disekolah dan menjadi idaman dan gula gunalan perempuan, secara manis, tinggi, beken, tenar, dan mempunyai segalanya, tapi sayang anak nya agak manja,hhhaaa,mungkin bawaan orang tua nya kale, tak heran buat ku,,,,

Rahmad Riezky,,iya itu namanya, semenjak ku jatuh cinta dan hariku dihiasi senyum, canda dan kasih sayang bersamanya, tak ada kesedihan menyelimuti ku yang ada hanya suka riang dan saling berbagi cinta, namun sayang itu semua tak dapat lagi ku rasakan karna hati ku gundah dan hati ku tak dapat menentukan mana yang terbaik dan mana yang bisa menuntun ku,kedua lelaki yang  ada disisi ku membuat hariku berubah,

Setelah 3 tahun  se Sma yang ada disebuah kota kecil bersih dan nyaman buat ku yaitu kota Sekayu,,,aku memendam rasa dan aku tak bisa mengungkapkan nya, aku sesekolah dengan riezky, bersama nya aku menikmati hari walau sebagai sahabat tak tau rasaku membelenggu bersama waktu, dan aku pun tak tau hati nya pun bagaimana terhadap ku,,,

Hari itu aku tanpa sengaja mendaftar sebuah bimbingan belajar,dan ku lihat sesosok lelaki yang tak asing lagi dimataku,,iya dia adalah riezky,,hati kecil ku pun bartanya apakah dia mendaftar tempat dan ruangan yang sama dengan ku, bibir ku pun keluh dan aku tak bisa mengatakan pertanyaan ku tadi,,,tanpa aku duluan bertanyaan riezky pun menanyakan hal yang sama apa yang ada di pikiran ku,

Hai,kata riezky menyapa ku

Aku menjawabnya, hai riezky,

Oya, kata riezky, kamu mendaftar bimbel juga ya…????

Iya, heemm[dalam hatiku pun  berkata,ya ampun manis nya apakah aku mimpi berada tepat dimuka manis nya],

Hallo, riezky pun mencoba membangun kan ku dari lamunan panjang ku,sambil bertanya,,kamu kenapa dan pertanyaan ku pun belum dijawab….!!!!!!!!!!!!!!!

Dengan gugup nya ku pun menjawab, aarrgghh, iya aku mengikuti bimbel,

Ooohh,,!!!!! Beraarti sama dong kata riezky,ntar aku antar pulang ya , riezky pun menawarkan pulang bareng bersama ku,

Heemmm langsung aku menjawab nya iya boleh,,tapi gimana ntar cewek mu marah lagi,,

Dia tersipu dan tertawa simpul,haaahhhaaahh,cewek…??? aku gak da cewek gak disuruh mama ku pacaran kata nya sekolah dulu,

Ooohhh,,

Percakapan pun berlanjut didalam mobil selama perjalanan pulang, heemmm…..hati ku pada waktu itu bercampur dag-dig-dug der huuuhh hampir copot ne jantung ku,secara cowok terkenal disekolahan ku..

Sesampai dirumah ku aku memasuki ruang pribadi ku kamar tercinta ku, pikiran ku melayang dan tersenyum-senyum sendiri bagai orang gila, hhaaaahh benar kali kata orang kalau aku jatuh cinta dan cinta ku yang pertama,,,,

Serreeeettt,,,,,pintu kamar ku pun terbuka, eehh mama ku,kamu kenapa ri’ gak kok ma Cuma kepikiran dia, heemm dia siapa, ada dehhh, ya udah kalo gak mau ngaku, pasti kamu sedang fall in love ya nak,huuuhhh kata ku, boleh jatuh cinta [kata mama] tapi jangan lupa belajar ya nak, okkeee mama, jawabku.

Akhir nya ujian akhir nasional pun tinggal menunggu hasil,dan idakan nya cara pelepaan siswa-siswi thn ajaran 2009 SMA N 1 Sekayu,,,disaat itu Riezky mendapat kan universitas tanpa melalui jalur tes,Universitas pejadjaran Bandung iya tempat dimana sekarang riezky melanjut kan kan prestasi nya, dan aku pun di universitas PGRI palembang,,,tak menjadi halangan kami untuk saling memberi informasi baik pelajaran maupun stlye pashion sekarang,,,treman ku pun mendatangi tempat kosan ku,iya dia adalah mak comblang sejati ku nama nya handya, dia bertanya secara detail tentang hubungan ku dan kedekatan ku dengan riezky, aku semula nya ragu akan mak comblang kun secara aku tau bahwa handya  itu pun menyukai dan mengagumi riezky,tapi tak tau lah apakah dia bisa atau gak menjodohkan aku,

Setahun tak ada kabar dan putus nya komunikasi antara aku dan Riezky,tak tau kenapa dan alasan apa, aku pun mengenali cowok merupakan pacar ku sekarang[Ahmad Fajri], aku coba mencari tau tentang keberadaan riezky, baik dari facebook, twitter, maupun menanyakan langsung ke rumahnya, akhirnya aku mendapat kan alamat nya sekarang,aku mencoba untuk ketempat nya dan mengetahui kabar nya,aku bergegas siap-siap untuk pergi ke kota Bogor, dan aku menemui Riezky disitu,,, langsung riezky memeluk ku dan mengungkapkan isi hatinya bahwa dia menyayangi ku, dan mengingikan ku menemani hidup nya,,, aku pun tersenyum lega dan usaha ku tak sia-sia,,dengan lantang aku pun menjawab aku juga menyayangi mu dan aku ingin kau menemaniku sampai ku menutup mata,,hhhaaa,,lebay mode on,,

Tanpa terasa aku pun terbuai dan aku sangat menyayangi nya,mengapa baru sekarang setelah bertahun-tahun memendam rasa dan mengapa baru sekarang kau memeluk ku, aku bertanya  dalam hati dan merasakan bahwa aku telah jatuh cinta, cintaku yang pertama..

Tak bisa aku bersamamu,,,,walau kau tau bahwa aku menginginkan mu sekarang aku menyayangi mu dan sekarang aku tak kan melupakan mu karna kamu adalah hal terindah yang tak mungkin aku lupakan seumur hidup ku, meski hatiku telah dimiliki dia, dan aku tak bisa memiliki mu, semoga kau menemukan yang terbaik untukmu, keluargamu, dan untuk masa depan mu,percaya lah bahwa hatiku untuk mu selalu Rahmad Riezky, tunggu aku di surga nyata mu.

 

By Tri Anjar Sari II C

Previous Older Entries