Berawal Dari “FACEBOOK”

Mamang becak wangi anggur, itulah panggilan pertama plus panggilan sayang aku ke dia. Galih, namanya. Dia lahir di Palembang tanggal 26 Februari 1990, asli Yogyakarta tapi lahir di Palembang. Dia adalah sosok cowok yang ganteng, putih, baik, perhatian, sabar (walau sedikit jutek dan cuek) dan yang jelas dia adalah tipe cowok pengertian (walau sedikit rada gengsi dan angkuh) dan penuh dengan kasih sayang. Dia seorang vokalis “ BUMBBLEBEE “ yang sekarang ini lagu-lagunya sedang hits diputer di radio maupun di televisi. Aku suka cowok band .

Aku kenal dia gak sengaja dari facebook. Aku yang nge-add facebooknya dia. Dan dia meng-konfirmasinya. Saat itu juga dia baru saja tamat di Perguruan Tinggi Negeri yang ada di salah satu kota Palembang ini. Pertama kenal sama dia, waktu lagi ramai-ramai di jejaring sosial yang namanya “FACEBOOK” .

Aku tiba-tiba di sms sama dia yang katanya saat itu iseng. Pengen sms aja. Dia dapat no.Hp aku dari facebook, percaya gak percaya sih.

Awal mula sms-an sama dia, jujur males banget. Karena memang pertama-tama dapat sms dari dia itu sms yang gak penting dan menurut aku cuma buang waktu saja. Gak kenal wajahnya secara langsung. Tapi pas tau memang dia niat pengennya sms-an sama aku, jelas aku ladenin. Jadilah itung-itung buat temen sms-an daripada gak ada yang sms. Iya gak, hehe. . .

Kesan dari sms-sms dia itu, dia memang tipe cowok yang asik orangnya dan gak pernah kehabisan candaan (lelucon gokil yang bisa buat aku ketawa),  sehingga akunya juga gak monoton dan bisa berbaur sama dia. Tapi sms-an saat itu tidak berlangsung lama hanya beberapa bulan saja.

Menjelang hari lahirnya, aku coba kirim sms ucapan “HAPPY BIRTHDAY”kepada dia. Eh dan ternyata dengan perasaan gak diduga, dia bales dengan ucapan terimakasih dan dari situlah awal hubungan aku sama dia semakin dekat.

Aku sama dia tetap sms-an layaknya anak remaja yang senangnya mijit-mijit Hp. Semua suka, duka, lara, mungkin udah aku dan dia lewatin diketikan-ketikan jari-jemari. Sampai-sampai suatu ketika dia mendadak yang benar-benar sakit hati karena mantannya yang selingkuh, karena ketika itu dia sedang mau ke toko buku, eh berpapasan langsung dengan ceweknya yang dulu bersama cowok barunya yang tidak mengenakkan. Dan saat itu dia cerita sama aku. Ya, sebagai tempat curhat dia. Otomatis aku seharusnya kasih dia hiburan, mencari bagaimana bisa buat dia tersenyum lagi. Menghibur supaya dia gak sedih lagi.

Gak lama dari situ, dia pun mengajak aku buat ketemuan, jalan bareng (pokoknya menghabiskan waktu bareng bersama). Tempat kami janjian, di Cafetaria sebut saja begitu. Disitu dia udah nunggu aku, pertama kali lihat dia. Aku cuma bisa bengong, perasaan deg-degan, malu, gaya feminime aku yang amat menonjol. Dengan memakai baju yang serba pink, dari kemeja bajunya, sandal sepatunya, tasnya serta assesories akunya pink . Ha !! (aku di lihatnya dari ujung rambut hingga bawah kaki, aku cuma bisa senyum malu-malu).

Kami berdua pun berjabat tangan dan say “HAY” layaknya orang yang baru pertama kenal, lama tak berjumpa. Saat tangan aku di tangan dia, detak jantung ku mendadak berdegup kencang, suara yang agak gemetar (gara-gara grogi). Dan aku bisa merasakan, saat menatap matanya, ada cinta yang tersirat. Ingin rasa memiliki satu sama lain sangat kuat.

Rasa takut akan kehilangan di antara kami selalu membayang-bayangi didalam diri kami masing-masing.

Mamang becak wangi anggur (Galih) sosok tipe cowok yang aku idam-idamkan selama ini. Yang bisa menjadi pasangan hidup buat selamanya (hanya bisa berharap, jodoh di tangan Tuhan). Hanya dia cowok yang bisa buat aku bahagia, bisa buat aku tersenyum jika aku lagi sedih (alah lebay).

Kami pun memesan makanan di Café itu. Terasa perut kami berdua sudah lapar, suara didalam perut sudah miscall, hehe . . .

Dan kami langsung menyantap makanan yang sudah kami pesan tadi, sambil ngobrol-ngobrol tentang seluk beluk dia dan seluk beluk aku.

Setelah selesai makan, si dia membayar makanan yang kami pesan tadi. Aku diajak dia jalan ke Danau Opi. Motornya di pakirkan di tempat parkir, kami jalan bareng. Di sepanjang jalan, tak di sangka. Dia tiba-tiba menuntun tangan aku (detak jantungku mulai mendadak berdegup sangat kencang, perasaan senang bercampur aduk). Padahal kami belum ada ikatan resmi, belum bisa dikatakan “ PACARAN “.

Tak lama dari situ, kami pulang. Aku sudah merasa sangat lelah, begitu juga dengan dia. Dia menawarkan diri buat mengantar aku pulang sampai ke rumah (perasaan senang menggebu-gebu didalam hati aku). Sesampainya di rumah, aku kenalkan dia ke orangtua ku dan orangtua ku menyambut dia dengan fine disambut dengan senyuman ramah-tamah. I’m so happy, God !

Dari situ, semakin hari kami semakin dekat. Hubungan kami saat ini bisa disebut TTM. Karena aku merasa emang semakin hari, dia semakin perhatian dan lumayan mesra sama aku . Aku juga merasa nyaman bila didekat dia.

Panggilan sayang untuk aku pertama kali dari dia adalah “ LOLIPOP SI BIBIK GORENGAN WANGI STROBERY “ begitulah panggilan dia ke aku. Sewaktu aku tanya apa maksud panggilan itu, dia menjawab, karena kamu adalah satu-satunya cewek yang beda dari cewek lainnnya. Manisnya wajah kamu seperti permen lolipop ( hah LEBAY amat kamu ya, bisa aja buat aku ketawa). Lagian aku suka dengan lolipop dan permen itu kata orang sih melambangkan feminime. Percaya gak ya . .

Panggilan itu membuat aku sangat tersanjung, melayang dan terbang. Seperti orang ke-GR-an. Panggilan itu bisa buat aku semakin nyaman sama dia dan membuat rasa suka dan sayang aku terhadap dia semakin besar. Berharap bukan cuma aku yang ngerasain itu tetapi dia juga. Aku pengen dia jadi milik aku dan aku mau dia jadi milik aku.

Tiba-tiba ternyata ada sosok cowok yang menawan. Yang membuat hatiku terpikat dengan ketampanannya. Cowok itu membuat aku mabuk kepayang (haha ntar ke-GR-an tu cowok aku sanjung). Dengan sifat keterlaluan seorang “ PLAYGIRL “. Aku malah dekat dengan cowok itu (cowok yang jelas-jelas baru aku kenal).

Cowok itu Rangga. Aku malah jadian sama Rangga, yang jelas-jelas Rangga adalah cowok yang baru aku kenal. Belum sepenuhnya tau sifat dia. Aku main hati dengan Rangga, karena wajahnya yang ganteng jauh lebih ganteng dari Galih dan gaya berpakaiannya yang sok cool abies. Membuat aku jatuh cinta pada pandangan pertama (saat pertama aku ketemu dia di pusat perbelanjaan)

Dan saat itu aku gak berani jujur dengan Galih tapi Galih yang sudah punya feel duluan (dia bisa tau kalau aku sudah seperti ini dengan dia, aku udah jahat sama dia. Ada kontak batin yang kuat di antara kami berdua. Maybe yes maybe no)

3 hari setelah aku jadian sama Rangga. Aku ketauan belangnya (sebusuk-busuknya bangkai  yang disembunyiin tapi tetap saja ketauan baunya). Saat itu juga dia down dan benci sama aku.

Galih sangat kecewa banget sama aku. Galih mencoba menelpon aku, dan dia gak banyak bicara. Dia cuma menyanyikan sebuah lagu buat aku. Sambil memainkan gitarnya, dia langsung nyanyi. Kata-katanya amat sangat menyinggung ku, lirik lagunya seperti ini :

andaikan saja kau mau mengerti
tentang perasaanku selama ini
yang tak menginginkan kamu terus merasa
hati dipenuhi rasa curiga
coba kau pahami keadaanku
ku hanya menguji kesabaranmu
ternyata kau telah salah menilaiku
kau tinggalkanku untuk cinta yang baru
sesungguhnya aku tak rela
melihat kau dengannya
sungguh hati terluka
cukup puas kau buat diriku
merasakan cemburu
kembalilah padaku
bukan ku menarik ulur hatimu
salahkah jika ku mengharapkanmu
ku tahu hatimu hanya untukku
kau bersamanya pelarian semata

andaikan saja kau mau mengerti

Aku tersentuh ingin menangis. Suara dia ketika menyanyi itu seperti menangis dan telpon digengamannya langsung dimatikan begitu saja.

Esok harinya, dia meminta tolong temannya buat ngomong sama aku. Dia menghindar dari aku. Aku jadi orang yang bimbang pada saat iu. Padahal aku udah nentuin siapa yang jadi pasangan aku saat ini. Tapi aku masih saja mengharapkan Galih dan gak mau jauh dari dia. Yang jelas aku tau kalau aku dekat sama dia ,malah tambah buat dia sakit hati. Selama seminggu aku dicuekin oleh Galih. Pikiran kacau, mumet, terbayangi dipikiran. Sehingga menjadi pikiranku dalam beberapa hari itu,  perasaan yang ling-lung, konsentrasi belajar yang kurang membuat aku down.

Setelah itu hubungan aku sudah sedikit membaik sama Galih yang semestinya hanya sebagai teman biasa.

Hubungan aku dengan Rangga tak begitu lama, hanya sebulan kami bepacaran. Rangga selingkuh dibelakang aku. Ternyata aku sudah dibutakan dengan wajah gantengnya dia dan temakan dengan rayuan gombal dia. Aku salah mengenal Rangga. Wajah ganteng gak jaminan buat setia !!

Dan akhirnya aku kembali dekat lagi sama Galih, aku benar-benar bersalah banget dengan Galih (Soulmate aku).

Tepat pada tanggal 14 Februari (hari kasih sayang). Di tempat biasa kami janjian. Di situ dia nasehati aku, dia memohon ke aku. Dan dia langsung mengungkapin perasaannya ke aku (sambil tangan aku dipegangnya).

“ Kamu janji gak akan balikan lagi sama Rangga dan bakal setia sama aku. Karena aku mau, kamu adalah cinta terakhir buat aku walaupun kamu bukan cinta pertama aku.

“ aku janji sayang ku (Mamang Becak Wangi Anggur) aku bakalan setia. Dan aku mau jadi cinta terakhir buat kamu. I LOVE YOU SO MUCH.

Janji kami berdua : Kita selamanya bersama, gak ada yang boleh memisahkan cinta kita berdua. Selamanya kita bersama sampai maut memisahkan kita berdua. Dan hubungan kami sekarang adalah “ PACARAN “

Dan kami nyanyi bareng sambil Galih memainkan gitarnya. Seperti ini lagunya :

I will always love you kekasihku
dalam hidupku hanya dirimu satu
i will always need you cintaku
selamanya takkan pernah terganti
ku mau menjadi yang terakhir untukmu
ku mau menjadi mimpi indahmu
cintai aku dengan hatimu
seperti aku mencintaimu
sayangi aku dengan kasihmu
seperti aku menyayangimu
i will be the last for you
and you will be the last for me
i will always love you kekasihku
dalam hidupku hanya dirimu satu
ku mau menjadi yang terakhir untukmu
ku mau menjadi mimpi indahmu

Semua orang yang ada di Café itu. Cuma bisa ngeliatin kami berdua yang asyik menyanyi bareng. Tapi kami tak menghiraukannya. Kami menganggap dunia ini hanya milik kami berdua, yang lain hanya mengontrak. Haha . . .

Aku sangat senang sekali bisa hidup dengan Galih, aku janji gak bakalan nyia-nyiain dia karena dia adalah jiwaku, belahan jiwaku.

Hari-hariku sekarang dihiasi dengan kegembiraan, gak ada lagi kesedihan, keluhan dalam hatiku.

Dulu statusku yang jomblo membuat aku merasa kesepian tanpa ada pasangan. Tuhan baik dengan aku, dia kirim seseorang buat aku yang bisa membuat hidupku lebih bearti. Sehingga tulisan kata-kata yang ku tulis menjadi lirik-lirik lagu yang amat sangat bagus.

 

Mau tau lirik lagunya, yuk mari lihat . . .

Hehe . . .

Telah lama ku rasa sendiri
Karena hatiku tak memiliki
Ku tak kuasa melupakannya
Begitu saja
Kau datang disaat yang sempurna
Membuat aku melupakan dia
Kau menyita semuanya
Hati dan pikiranku
Mencintaimu..
Adalah hal terbesar di hidupku
Jadi jangan kecewakan aku
Memilikimu..
Harta terbesar didalam hidupku
Semoga ini selamanya bersama…

Ku sudah lama menantikan pria yang seperti kamu. Ternyata bosan juga terlalu lama tanpa sang kekasih. Ku lihat kamu juga belum punya. Jadi gak salah dong, karena ku mau jadikan dirimu pacar baruku. Hidup memang gak terduga tak bisa disangka-sangka. Ternyata ku bisa juga dekat denganmu

Aku happy dapat pacar baru. Aku happy gak ngejomblo lagi. Aku happy kamu selalu ada. Bila aku butuhkan dirimu. Waktu berjalan dan kita pun makin lebih dekat lagi. Ku sudah banyak berikan pertanda, ku suka padamu

So sweets abis . . .SEKIAN

 

By Inneke II C

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: