MERINDUKAN KELUARGA

 

Sudah beberapa bulan saya di Palembang, saya merindukan keluarga saya. Terutama kedua orang saya, ibu dan bapak saya, juga adik adik saya.rasanya saya lagi di dekat mereka , ibu… saya merindukan kamu. Saya pernah mengingat ibu sering marah- marah dengan saya semua itu saya tahu bahwa ibu marah ibu sayang pada saya ,saya sadar bahwa ibu menyuruh anaknya menjadi anak yang baik dan berguna bagi bangsa dan Negara,dia mau anaknya menjadi orang- orang yang sukses yang pernah dia lihat, ibu sering marah pada saya di saat saya bangun kesiangan dan lupa sholat subuh, dia marah karena dia mau anaknya menjadi anak yang rajin.

Sekarang ini saya merubah tingkah laku saya yang akan menjadi anak yang baik , dan rajin. saya jauh dengan kedua orang tua saya. Saya harus belajar mandiri memang kalau jauh dengan kedua orang tua tidak ada yang memperhatikan, marah- marah pada kita. Kecuali kita sendiri yang harus mengatur kehidupan kita.

Rasanya saya ingin sekali berada di dekat mereka  bercanda, tertawa, dan saya merasa samgat bahagia. Ibu saya merindukan masakan ibu… dan saya juga adik- adik saya yang cantik dan ganteng mereka selalu membuat saya tersenyum dan mereka juga membuat saya kesal. saya sayang dengan keluarga saya. Orang tua saya adalah mutiara dalam hidup saya walaupun saya jauh pada orang tua saya selalu merindukan keluarga saya. Ibu dan bapak selalu berkerja keras demi membahagiakan anak- anaknya .

Demi hidup kami orang tua saya begitu semangat mencari uang dengan membanting tulang. beberapa hari kemudian saya  selesai semesteran dan saya libur saya pulang ke ke kampung saya, perjalanan panjang pun saya lewati dengan rasa gembira. Di saat saya sampai d muaraenim saya. Di beli’n pacar saya makanan. Sudak beberapa menit kereta api pun mulai berangkat. Saya melambai kan tangan untuk sang pacar.

Hari pun mulai sore perjalanpun mulai sampai ketujuan . kereta api pun berhenti itu menjukan bahwa saya sampai di daerah saya. Setelah sampai saya turun dari kereta api   saya pun segera mencari kendaraan untuk menuju rumah bibi.Begitu banyak saya membawa oleh- oleh. Bibi saya pun saya beri oleh-oleh banyak. Bibi sya sangat berterimakasih

 

By Gayatri II C

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: