“ IBU YANG SERING MARAH MARAH “

Demi menggapai cita-cita aku rela menuntut ilmu walaupun pisah jauh dari orang tua. Saya merindukan keluarga saya. Terutama kedua orang tua saya dan kakak saya rasanya saya lagi berada dekat mereka. Ibu saya merindukan kamu, saya pernah mengingat ibu sering marah-marah dengan saya. Dan saya tahu semua bahwa ibu marah karena ibu sayang pada saya. Saya juga sadar bahwa ibu menyuruh anaknya menjadi anak yang baik. Dan bukan menyuruh anaknya penjadi pemalas.

 

Dia mau anaknya seperti orang orang yang berguna dan suksed yang pernah dia lihat. Ibu sering marah pada saya bangun kesiangan dan sering jalan-jalan. Dia marah karena aku tak pernah menuruti apa kata ibu. Maka dari itu saya sering kena marah. Ibu saya marak bukan berarti ibu gak sayang tapi itu demi kebaikan saya. Tetapi sekarang ini, saya ingin sekali merubah tingkah laku saya agar ibu gak pernah pernah marah-marah lagi pada saya. Saya takut kalau ibu saya jatuh sakit menghadapi saya yang gak pernah nurut apa  kata ibu.

Saya sayang pada ibu.

 

By Emelia II C

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: