PENANTIAN PANJANG UNTUKNYA

Karangan Eksposisi

Dalam dunia percintaan yang aku inginkan tidak banyak  koq, hanya satu yang aku inginkan yaitu hanyalah dia(dedie saputra) menjadi pacar aku seperti tahun kemarin.

Sejak perkenalan pertama kali dikereta api setahun yang lalu, disaat aku ingin pulang kelahat. Kebetulan diwaktu itu aku duduk berdampingan dengan dia digerbong satu bangku barisan no 4a 4b, pagi itu adalah awal pertemuan sekaligus perkenalan kami yang pertama kalinya.

Saat itu aku dan dia masih terlihat kaku karena kami belum saling mengenal satu sama lain. Saat itu aku masih kelihatan tidak suka, cuek, dan tidak peduli dengan apa yang dibicarakannya saat itu.

Saat itu dia menyapa aku dengan sangat lembut, dia bertanya dengan ku…

Dy       : hay…..

Aku dedie..

U siapa yaa?????

Aku      : ooohhh aku lia

Dy       : mau kemana yaa lia??

Aku      : aku mau kelahat.

Kamu sendiri mau kemana???

Dy       : naaa koq sama aku juga mau kelahat tu…

Btw lahatnya dimana yaa???

Aku      : kalau aku dimerapinya..

Tau kan…!!!

Dy       : ooohhh iya aku tau..

Kalau aku dikikimnya..

Boleh ga aku minta no handphone kamu???

Biar lebih dekat lagi..

Aku      : boleh koq…

: ne no handphone aku…

Jelang siang suasana dikereta api pun mulai panas dan mulai terdengar suara-suara yang sangat memusingkan kepala aku dan penumpang lainnya. Saat itu dy mengajak ku berbicara tetapi aku hanya terdiam saja, tanpa mendengarkan apa yang dibicarakannya saat itu. Saat pukul 16:00 wib kita semua sampai ketujuan masing-masing.

Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti bulan…..

Diperkirakan dua minggu yang lalu aku mulai dekat dengan dia. Saat itu aku masih mempunyai kekasih hati, tetapi hati ku lebih memilih dia dari pada kekasihku yang lama. Saat itu aku yakin kalau dia adalah soulmate aku, dan aku yakin aku akan lebih bahagia bila aku menjalani hari-hari ku dengan dia. Sampai-sampai aku rela memutuskan pacar aku yang sudah berjalan 4 bulan lamanya. Aku tinggalkan pacar ku demi manyambut kebahagian ku dengan dia.

Saat itu kami terlihat begitu akur dan sangat serasi…

Aku sangat menyayanginya saat itu, 5 bulan lamanya hubungan ku dengan dia berjalan. Dan aku tak pernah berpikir dan tak pernah menyangka kalau aku akan diputuskannya saat itu. Pada  hari sabtu tanggal 17 juli 2010 adalah hari yang sangat menyedihkan bagi aku. Hari itu adalah hari dimana dia memutuskan hubungan kami.

Dia memutuskan ku dengan alasan yang tidak dapat aku terima sampai saat nee..

Karena alasanya memutuskan ku hanyalah masalah sepele dan dapat diselesaikan dengan kepala dingin, tetapi dia berkata lain dan mengambil keputusan yang membuat hati ku hancur berkeping-keping.

Kurang lebih tujuh bulan lamanya hubungan kami berakhier, tetapi entah mengapa sampai saat ini aku masih belum bisa melupakan dia dalam ingatan ku.

Dan sampai saat ini aku masih juga belum bisa menggantikan posisi dia dihati ku. Banyak pangeran berkuda putih yang mengharapkan cinta ku tetapi tak satu pun yang dapat menaklukan hati ku kecuali dia…

Tetap semangat dan berusaha dapat menaklukan hati dia kembali. Kala itu angin sepoi-sepoi menemani ku dimalam yang terasa sangat sunyi, tiba-tiba terdengar alunan suara dy memanggil ku didepan pintu rumah ku. Tak ku sangka dia akhirnya menemui ku kembali setelah sekian lama aku tak berjumpa dengan dia lagi. Malam itu aku memberanikan diri untuk mengatakan bahwa aku masih mencintai dan masih sangat menyayanginya da berharap dia mau kembali lagi dengan ku karena aku masih belum bisa melupakannya sampai kapan pun.

Saat itu aku tak memikirkan gengsi dan egois ku slama nee yang aku pegang teguh. Ternyata cinta dapat mengalahkan semua itu. Dia pu menjawab pertanyaan ku tadi. Dia berkata kalau aku hanya bermain-main saja dengan kata-kata ku tadi. Entah aku pun tak mengerti apakah dia percaya kalau aku ini masih sangat menyayanginya atau tidak.

Dengan jawaban seperti itu membuat semangat ku runtuh perlahan-lahan, seakan-akan aku tak ada semangat lagi untuk hidup. Aku selalu terpikiran akan dia dan dihatiku hanya ada nama dia. Dan akhirnya dia memberiakan kepastian untuk ku katanya hanya aku yang bisa membuka hatinya kembali dan akulah yang berhasil memberikan kepastian untuknya. Saat itu aku hanya terdian seribu bahasa karena aku masih belum mengerti apa maksud dari perkataannya itu.

Aku pun tak bisa membendung masalah ku sendirian aku pun bercerita dengan para sahabat ku yaitu ERSEPILIA. Salah satu sahabat aku berkata kemungkina aku dengan dia bisa bersama kembali. Karena dia memberikan kesempatan dengan ku untuk membuktikan bahwa aku bisa jadi yang terbaik untuknya.

Sehingga suatu saat nanti kami akan bersama lagi dan membina hubungan yang serius dan aku akan berjanji kepadanya kalau aku akan selalu membahagiakan dia selamanya.

By Marlianti II C

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: