Keseharianku

Karangan Narasi

Dengan mata yang masih sedikit mengantuk, aku terbangun dari tidurku karna jam wakerku berbunyi dan menunjukan bahwa sekarang sudah pukul 06.00 wib. Aku berjalan menuju kekamar mandi sambil berjalan sedikit sempoyongan karna masih sangat mengantuk.

Ketika akan mengambil handuk, tiba-tiba saja ada seseorang yang langsung masuk kekamar mandi sambil menutup pintu dengan sangat keras, jgeeeerrrrrrrrrrrrrr !!! aku pun terkejut dan langsung menuju kekamar mandi karna suara itu berasal dari kamar mandi, aku pun mengetuk pintu kamar mandi sambil berkata “ siapa di dalam?”.  dia pun menjawab “ini aku dian”. Ternyata dia adalah dian adik keduaku.” Cepet yan, ayuk nak kuliah gek telat” sambil berkata kepadanya. “ iyo yuk, kagek…! Aku jugo harus datang pagi-pagi soalnyo aku upacara hari ini” dia pun menjawab. “ yo sudah, cepet mandinyo” kata ku.

Sambil menunggu adikku selesai mandi, aku membereskan tempat tidur karna sangat berantakan sekali. Setelah semua nya beres aku langsung menuju kekamar mandi lagi, dan ternyata adikku sudah lama selesai mandi. Aku pun langsung cepat-cepat mandi karna waktu sudah menunjukkan pukul 06.15 wib. Sekitar pukul 06.25 aku selesai mandi dan langsung kekamar  untuk berpakaian dan bersiap-siap kekampus.

Dikamar aku binggung untuk memilih pakaian apa yang akan aku pakai kekampus nanti. Tidak lama kemudian, aku pun menemukan pakaian yang pas untuk aku pakai hari ini dengan corak pakaian yang agak sedikit gelap. Setelah semuanya terpakai ditubuhku, aku pun berdiri didepan kaca untuk makai make-up . Akhirnya, semuanya selesai dan aku bergegas untuk berangkat kekampus tapi sebelum kekampus aku menyempatkan diri untuk sarapan.

Aku pergi kekampus dengan menggunakan bis kota, karna rumahku lumayan jauh dari kampus. Naik bis kota nyaman tapi kalau penumpangnya terlalu banyak, bahaya karna sering terjadi kecopetan. Ongkos bis kota juga murah hanya dua ribu saja setiap mahasiswa/mahasiswi. Akhirnya, aku sampai juga kekampus.

Aku berjalan menuju kelas yang akan aku masuki, tapi diperjalanan aku mendengarkan kalau ada seseorang yang memanggilku, aku lihat kebelakang ternyata benar dugaanku, dia adalah melda teman sekelasku. Kami pun cepat-cepat berjalan menuju kelas karna takut terlambat sebab dosennya tidak suka melihat mahasiswa/mahasiswi yang datang terlambat.

Setelah kami masuk kekelas ternyata dosen tersebut belum datang. Aku lega karna tidak terlambat hari ini. Sembari menunggu dosen kami berempat (aku, melda, suryati dan lusi) bercerita tentang mimpi yang kami alami semalam kecuali aku si. Ada yang bermimpi kalau dia bertemu dengan sang idolanya, dan ada juga yang bermimpi tentang pacarnya, lalu ada juga yang bermimpi tentang pujaan hatinya. Kalau aku semalam tidak mimpi apa-apa sebab terlalu mengantuk dan capek sehingga tidak ingat apa yang aku mimpikan semalam.

Jam kesatu dan kedua pun selesai dengan tak terasa sebab dosennya tidak masuk hari ini. kami mulai belajar saat jam ketiga dan jam kelima dengan mata kuliah berbicara dasar yang dibimbing oleh pak barkudin, aku suka mata kuliah beliau karna cara belajar beliau mudah ditangkap. kami sudah di ajarkan oleh beliau dari semester satu kemarin, ternyata semester dua kami pun bertemu lagi dengan beliau.

Pelajaran pak barkudin pun selesai dengan mata kuliah berbicara dasar, aku pun pulang kerumah bersama teman-teman yang searah dengan rumahku. Kami beramai-ramai duduk di halte untuk menunggu bis jurusan Perumnas. Setelah 15 menit kami menunggu, akhirnya, bis jurusan Perumnas pun tiba. Kami pun beramai-ramai menaiki bis tersebut. Aku pun memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela agar aku bias melihat pemandangan diluar. Bis pun berjalan pelan dan kemudian lama-kelamaan bis melaju dengan sedikit kencang.

Sepanjang perjalanan, angin  bertiup  sepoi-sepoi melewati jendela bis. Aku pun terlena oleh suasana dan pemandangan Kota Palembang yang begitu indah. Pikiran ku pun melambung tinggi merindukan sahabat SMP ku yang telah lama pergi jauh dan tak akan mungkin kembali sebab dunia ku dan dunianya sudah berbeda.

Tiba-tiba  supir bis mengerem mendadak. Aku pun terkejut dan lamunanku pun menjadi buyar. Lalu aku bertanya dengan teman yang ada disebelahku, “ ngapo e?” kataku. Dia pun menjawab “ dak tau aku yak, ado apo ye yak?”. Kami pun berdiri dan melihat ke luar jendela. Ternyata bis mengerem karna ada motor yang menyalip didepan bis yang kami tumpangi. Aku mendengar pak supir marah-marah. Tapi untungnya perjalanan bias dilanjutkan kembali. Tak terasa aku pun sudah hampir sampai. Aku berkata kepada pak supir untuk berhenti dan aku pun turun dari bis itu.

Sesampai dirumah aku langsung kekamar untuk mengganti baju. Dentingan jam dikamarku berbunyi menunjukkan pukul 14.00 siang, aku bersegera menggambil wudhu dengan khusyu’. Terasa sangat segar sekali ketika  air wudhu menyentuh wajahku. Selesai mengambil wudhu aku bergegas untuk sholat zuhur.

Sholat pun telah selasai, aku menuju ke dapur untuk makan siang karna perut ku sudah sangat lapar sekali sebab, istirahat di kampus tadi aku tidak ke kantin. Ibu ku hari ini ternyata memasak makanan kesukaan kami semua yaitu ayam panggang. “Emmmmmmm……enak sekali aroma yang dipanjarkan oleh ayam bakar ini. pasti rasanya juga sangat lezat.” Kata ku dalam hati. Aku pun mengambil nasi serta lauk pauk nya. Ku santap semua makanan yang ada didalam piring ku dan tak menyisakan sedikit pun karna mubazir kalau dibuang.

Akhirnya selesai juga aku makan, aku pun mencuci piring yang kotor. Ternyata banyak sekali piring yang kotor, huft…!!! Padahal aku capek sekali tapi mau tak mau harus dikerjakan, karna aku kasihan melihat ibu ku. Dia juga butuh istirahat dengan kegiatannya  seharian ini.

Setelah semua piring sudah bersih. Aku menyusun nya sesuai dengan tempat yang telah ditata dengan rapi. Waktu pun telah menunjukkan pukul 15.30 wib. Aku mengambil wudhu lagi untuk sholat ashar. Setelah selesai sholat Saatnya aku beristirahat sebentar sambil menonton TV. Tak sadar aku ketiduran didepan TV dan bangun pukul 17.00 wib. Melihat jam sudah pukul 17.00 wib, aku bergegas untuk mandi karna hari sudah sore dan sebentar lagi akan mau magrib. Suara adzan pun terdengar, aku dan keluarga bersiap-siap untuk sholat magrib. Setelah semua nya selaesai, kami bersama-sama untuk makan malam.

Semua nya terasa lengkap jika berada bersama keluarga. Makan malam pun telah selesai, aku bersama adik kedua ku membereskan meja makan dan menyiapkan piring-piring yang kotor untuk dicuci. Setelah semua nya selesai, aku langsung pergi kekamar untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen tadi. Mata ku pun sudah mulai mengantuk, ku tutup buku yang ku baca. Ku baringkan tubuh ku di tempat tidur dan tak lupa pula aku membaca doa agar tuhan melindungi disetiap malamku.

By Gustia Indriani II E

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: